Sampingan

ONAT,Bulet-bulet bolong tengahe,begitulah lirik lagu Joshua,tentang Kue unik satu ini.
Tahukah sobat Kalau tidak ada bocah berumur 15 tahun, mungkin bentuk kue donat tidak seperti saat ini. Bolongnya ditengah.

Banyak versi cerita ,ada yang mengatakan Pada tahun 1847, Hanson Crockett Gregory, bocah yang tinggal di Clam Cove, Maine, Amerika, melihat ibunya asyik membuat penganan favorit keluarga mereka, “roti goreng”, saat ibunya meletakkan roti-roti yang baru matang di piring, Hanson melihat bagian belum sematang bagian pinggir.
Donat pertama kali ditemukan oleh Hanson Gregory. Ada 2 versi mengenai sejarah penemuan donat :

Versi 1 Kapten Hanson Gregory di atas kapal
Cerita ini bermula pada abad ke 19 ketika ada seorang kapten kapal yang bernama Hanson Gregory. Suatu hari, ketika kapalnya berlayar, ia duduk di atas dek kapal sambil menikmati kue bulat. Tapi di saat sedang asyik-asyiknya menikmati kuenya, tiba-tiba ada ombak yang cukup besar yang menghantam kapalnya. Sebagai kapten, iapun harus mengendalikan kapalnya agar tetap stabil terkena ombak.

Versi 2 Hanson Gregory di atas Dapur
Cerita ini bermula Hanson Gregory masih kecil. ia menemani ibunya untuk menggoreng adonan kue berbentuk Bulat. Saat itu, ia bertanya kepada ibunya ” Bu, kenapa matangnya lama sekali?”. Dan ibunya pun menjawab “soalnya bagian tengahnya susah matang, butuh waktu lama”. Gregory kecilpun kemudian membuang setiap bagian tengah dari kue yang belum digoreng dang berkata kepada ibunya “bu, gorenglah kue yang sudah kulubangi ini, pasti matangnya cepat”.
Ibunya pun menggoreng kue yang sudah berlubang di tengahnya itu, sejak itulah kemudian muncul ide untuk membuat kue yang berlubang tengahnya alias Donat.
Banyak pihak lain yang mengklaim penemu lubang kue donat. Salah satunya High Eagle, seorang kepala suku Indian Wampanoag, yang mengatakan bahwa penemu lubang itu adalah leluhurnya mereka. Namun pada Oktober 1941, National Dunking Assosiation of America (NDAA) menyatakan, penemu lubang kue donat adalah Hanson Crocket Gregory.

 

 

ASAL NAMA DNAT
Kue berbentuk bola-bola kecil bernama doughnuts atau olykoeks(kue berminyak) pertama kali disebut-sebut dalam buku History of New York oleh Washington Irving di tahun 1809.Donat dalam ejaan tradisional bahasa Inggris disebut doughnut, sedangkan orang Amerika biasa menulis donat sebagai donut atau doughnut.

Istilah donut pertama kali digunakan di dalam artikel surat kabar Los Angeles Times 10 Agustus, 1929. Penulis bernama Bailey Millard dengan berkelakar menulis kalimat “can’t swallow the ‘wel-dun donut’ nor the ever so ‘gud bred’,” sebagai keluhan atas kemampuan mengeja di kalangan orang Amerika yang semakin menurun.
Penggunaan dua cara penulisan, donut atau doughnut ditemukan dalam serangkaian artikel surat kabar The New York Times tentang “National Donut Week” yang meliput World’s Fair tahun 1939. Dalam 4 artikel yang dimulai tanggal 9 Oktober 1939, ejaan “donut” muncul 2 kali.
Dunkin’ Donuts yang didirikan tahun 1940 dengan nama Open Kettle di Quincy, Massachusetts, Amerika Serikat merupakan perusahaan tertua yang menulis donat sebagai “donut”, walaupun sebenarnya perusahaan Mayflower Donut Corporation yang didirikan setelah Perang Dunia II merupakan perusahaan pertama yang menulis donat sebagai “donut”.

NAMA DONAT DI NEGARA LAIN
Oliebollen adalah kue gorengan asal Belanda berisi kismis atau potongan apel dengan rasa mirip donat. Oliebollen juga dikenal di Indonesia dan sering tercantum dalam buku resep kue terbitan sejak zaman dulu. Kue gorengan dengan nama kue bantal atau bolang-baling juga mempunyai rasa yang mirip donat.
Di Polandia dan negara bagian Amerika Serikat yang memiliki permukiman orang Polandia seperti Detroit, Michigan dan Milwaukee, Wisconsin, donat bundar berisi selai disebut Pączki dan merupakan hidangan istimewa di saat karnaval.
Di Lithuania dikenal sejenis donat bernama spurgos yang mirip donat Polandia dan salah satu versi yang disebut varškės spurgos menggunakan keju cottage.
Di Israel, donat berisi jelly yang disebut Sufganiyah (סופגניה, bentuk jamak: Sufganyot סופגניות) merupakan hidangan tradisional perayaan Hanukkah.
Perancis dan New Orleans, Louisiana dikenal kue gorengan bertabur gula halus yang disebut beignet.
Malasada adalah kue gorengan serupa donat di Hawaii yang mirip dengan Filhoze asal Portugal, karena memang diperkenalkan imigran asal Portugis.
Di Jerman, kue serupa donat dengan isi selai disebut Berliner, sedangkan di kota Berlin dikenal dengan sebutan Pfannkuchen. Di Jerman sebelah selatan, Berliner yang dikenal dengan sebutan Krapfen merupakan kue untuk menyambut festival (Karneval atau Fasching) sekaligus hidangan malam Tahun Baru di Jerman sebelah timur.
Di Chili yang memiliki komunitas keturunan Jerman, Berliner dikenal sebagai Berlin dan berisi selai atau karamel yang disebut manjar.

 

Donat ke Indonesia
Pada tahun 1968, stan American Donut di Djakarta Fair (sekarang disebut Pekan Raya Jakarta) merupakan perintis donat yang digoreng dengan mesin otomatis. Sejak itu, American Donut memiliki tradisi tahunan membuka stan di Pekan Raya Jakarta hingga sekarang.
Pada tahun 1985, Dunkin’Donuts membuka gerai pertama di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat yang terus berkembang menjadi lebih dari 200 gerai di berbagai kota di Indonesia. Yang kemudian diikuti dengan donat-donat waralaba asing lainnya seperti Master Ring, Master Donut, dan Mister Donut,hingga J.Co
Donat produksi industri kecil biasanya dijajakan berkeliling menggunakan sepeda atau sepeda motor. Di dalam bus, pedagang asongan menjual donat kemasan kotak dengan cara unik. Donat dalam kemasan dibagi-bagikan ke pangkuan penumpang untuk kemudian dikumpulkan kembali kalau penumpang tidak berminat.
Donat jenis ini disebut juga sebagai donat kampung untuk membedakannya dengan donat-donat yang dijual di mal dan restoran
Sampai sekarang Donat menjadi favourite banyak orang dengan variasi yang beraneka ragam,donat pun sekarang ada yang tidak bolong.(doughnuts atau donut) dibuat dengan cara digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim, dan custard.Sekedar curhat,Aku sangat suka donat buatan ibuku,hemm jadi kangen ama donat buatannya ,tapi sayang dia jauh disana.Hehe.Hemm yummmy I like donut,And you??
Ya demikianlah sejarah donat.Makanan kesukaan saya dan banyak orang lainnya.

    

Enak Bulet Tengah “DONAT”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s